Tuesday, December 27, 2011

Tak Perlu ke Finlandia (Tahun Ini) Untuk Suasana Christmas

Christmas Day 2011 telah terlewati...and suasana Natal tahun ini di Indonesia terasa banget yah. Gak seperti suasana Natal tahun lalu. Lucky me, tahun lalu saya menikmati suasana Natal di Singapore. Read my experience here : 4 Days in Singapore : Christmas.
Keinginan saya menikmati suasana Christmas ala Eropa terlaksana loh, walaupun nggak harus ke Finlandia. Cukup di Indonesia - murah dan meriah. Yang pasti KEREN!

Lobby Borobudur Intercontinental Hotel , Central Jakarta
Atrium Grand Indonesia Shopping Town , Central Jakarta
The Forum Mall Kelapa Gading 5, North Jakarta
The newest lifestyle centre in Jakarta - Kuningan City
Yaaa..itulah sebagian foto saya ketika menikmati suasana Christmas - walaupun saya tidak merayakannya. Yang pasti bahagia-nya turus merasakan dong ;-)


Saturday, December 17, 2011

Thanks,God for Cantiknya Indonesia ;-)

Minggu lalu saya hanya berada di kota metropolitan Indonesia, namun dari depan monitor PC saya merasa berada di tengah alam Indonesia yang cantiknya nggak ketulungan. Thanks, God! Memang saya pernah menikmati kedamaian negeri kiwi yang kecantikan alamnya luar biasa, namun keberagaman Indonesia itu looooh...mantap sekali! Apalagi sekarang banyak event yang mengangkat wisata Indonesia yang nggak hanya Bali dan Candi Borobudur.
Dua event yang saya datangi untuk membuat saya semakin berterimakasih kepada Allah atas kekayaan alam dan budaya negeri Khatulistiwa ini adalah : 

PERTAMA :
PictFest 2011 di fX Sudirman tanggal 9 - 10 December 2011. Saya datang kesana bersama Mbak Lien (Nyetir mobilnya ...hehe), Mbak Nana, Ndarti, Widya and Yuli sepulang dari acara di Radio Dalam. Mampir ke PictFest sekaligus melihat foto saya yang dipamerkan di booth KeluaRumah dan mengambil tiket RealWOW juga di booth tersebut (karena menang kuis ;-D).

Salah satu foto saya yang numpang pameran di PictFest 2011 booth @keluarumah : Pulau Khayangan Sulawesi Selatan (Yang pasir putih ada 1 kapal-nya tuh!)

KEDUA :
Peluncuran Program Marketeers Real WOW : Konser Keajaiban Indonesia
Yeaaay, akhirnya saya datang ke acaranya Markplus sebagai undangan or tamu. Periode November 2008 sampai September 2011 saya khan aktif sebagai Freelancer di Markplus Insight. Maka kini tibanya sebagai undangan/tamu dong ;-) Selama jadi aktifis FIELD Department saya tidak pernah menyaksikan Bapak Hermawan K melakukan speech - walaupun seringkali naik dalam 1 lift kantor atau bertemu di kantor pusat Jln Prof.Satrio. Hehehe, apalagi kali ini saya duduk di kursi VIP, hanya berselisih beberapa kursi dengan pimpinan (?) Kellogg School of Management ;-) Saya datang bersama Widya, sedangkan Ika Cs walaupun datang, tapi kami nggak sempat ketemu. Ramaaai sekali BallRoom Ritz Carlton Pacific Place malam itu.
Tentang acaranya saya copy paste aja nih ya...hehehe..
Penampilan artisnya mantep semua! Pas Tari Saman juga rasanya pengen ikutan gerak, trus pas lagu daerah Sumatera Utara dikumandangkan cowok di sebelah saya malah bergaya nari Tortor...ckckck...saya mendadak pengen nyinden juga nih ;-D


Jakarta, 5 Desember 2011. Majalah Marketeers bersama dengan MarkPlus, Inc tengah membantu promosi pariwisata Indonesia melalui program kampanye “The Real Wonder of the World (WOW).” Program ini merupakan insiatif kami sebagai perusahaan media swasta dalam rangka memasarkan pariwisawa Indonesia sebagai situs dunia yang penuh dengan keajaiban terutama dalam aspek budaya dan alam.
Program yang didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia ini merupakan inisiatif kami dalam rangka memasarkan objek, situs, dan destinasi pariwisata di Indonesia yang memang layak disebut “The Real Wonder of the World” sebagai turunan dari program kampanye “Wonderful Indonesia.”    
Program “The Real Wonder of the World” ini  pula bertujuan sebagai platform rujukan untuk mempromosikan sederetan panjang objek, situs, dan destinasi pariwisata Indonesia yang selama ini masuk dalam UNESCO World Heritage List seperti Taman Nasional Ujung Kulon, Hutan Sumatera, Taman Nasional Komodo, Candi Prambanan, Candi Borobudur, Carstensz Pyramid, dan Sangiran Early Men Site, dan juga mereka yang selama ini masih dalam posisi “tentative status” sebagai World Heritage List, seperti Raja Ampat, Taman Laut Bunaken, Taman Laut Wakatobi, Pura Besakih, Derawan Archipelago, Muara Takus, dan lain sebagainya.  Program ini pula akan menjadi platform untuk promosi benda-benda intangible dan tangible yang merupakan warisan budaya Indonesia seperti Wayang, Batik, Keris, Angklung, dan sebagainya, juga untuk promosi pelestarian flora dan fauna khas Indonesia seperti Orang Utan, Badak Jawa Bercula Satu, Harimau Sumatera, Kangguru Papua, Burung Cendrawasih, Gajah Sumatera, dan lain sebagainya.
Sebagai peluncuran program untuk mempromosikan deretan panjang keajaiban budaya dan alam di Indonesia ini, kami akan menyelenggarakan  “Real WOW Party: Konser Keajaiban Indonesia” yang rencananya akan diselenggarakan di Ballroom Ritz Carlton – Pacific Place, Jakarta, pada 15 Desember 2011 pukul 19.30-22.00 WIB.
Berkolaborasi dengan Kompas Gramedia Production dan KompasTV, Marketeers akan menampilkan pagelaran seni musik rakyat, tarian daerah, dan juga video footage mengenai Keajaiban alam dan budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Konser ini juga akan menampilkan Dwiki Dharmawan & World Peace Ensemble, Dwiki Dharmawan & World Peace Ensembel, Elfa's Singers, Lea Simanjuntak, Ivan Nestorman, Zaneta Naomi, Bayang Paris (Fauzan Ja'Far), dan sebagainya.***

Monday, November 14, 2011

Taman Buaya Indonesia Jaya

Ada acara kumpul keluarga di rumah Om Rus, siang 13 November 2011, sehari setelah Owien ulang tahun. Owien-pun langsung minta kita menengok salah satu binatang kesayangannya - Buaya (nggak pakek darat!). Jadilah setelah makan siang di rumah Om Rus di Perumahan Taman Mutiara Cikarang kami (Saya, Bimo,Ibu,Mbak Nana,Owien, Mbak Rita dan Mas Tunggal yang menyetir Xenia-nya) menuju ke Taman Buaya Indonesia Jaua Cibarusa Kec.Serang Bekasi - Cikarang.
Tiket masuk @ Rp 20.000 ,- , saya, Owien dan Bimo langsung masuk ke Arena Atraksi Joko Tingkir. Ya Allah, saya sih sekejab aja deh di arena tersebut karena sedang berlangsung Atraksi Debus. Hiks, saya khan pecinta kelembutan lowh... ;-)

Saya dan Owin di depan Area Atraksi Joko Tingkir
Owin (Duta Buaya Putih , walau bjilbab merah) dan Anna (Duta Buaya Buntung) ;-p

Di kandang Buaya Putih dan Buaya Buntung kita diperbolehkan sedekah dengan ayam, bebek dan sejenisnya untuk makanan buaya-buaya ini (yang gigi-nya pada nongol mengerikan ;-D) . Sebaiknya sih kalau mau sedekah diserahkan saja ke pengurus atau pawangnya supaya mereka yang memberikan makanan tersebut. Nggak ingin sedekah ayam atau bebek?? Sedekah "buaya darat" juga boleeeeh...hehehe...
Beberapa saat saya dan yang lainnya berkeliling di Taman Buaya Indonesia Jaya, juga membeli minuman. Bimo malah beli ice cream ;-D

Ada -/+ 500 ekor buaya dengan panjang 2 meter - 5 meter yang dapat di saksikan dari dekat di taman wisata ini.

Ada tulisan : "Jangan dekat2,Monyet Galak" di kandang ini.Tapi saya sangat 'tersentuh' melihat matanya memandang saya. Love you,Nyeeet ;-)
Atraksi Manusia dan Buaya di Arena Joko Tingkir.

Setelah berkeliling sejenak kami semua menyaksikan atraksi manusia dan buaya. Nggak ada larangan foto, tetapi dimohon tidak menggunakan lampu flash. Sebelum atraksi kita harus berdoa agar kita semua selamat selama atraksi berlangsung ya ;-) Menurut keterangan brosur-nya atraksi ini adalah satu-satunya pertunjukan spektakuler hanya ada di Indonesia. Kami jadi teringat buaya-buaya yang berkeliaran di Bangkok Thailand yang saat ini tengah banjir deh.
Mengunjungi Taman Buaya Indonesia Jaya membuat kita lebih mencintai Indonesia dan kekayaan satwa yang ada. Berkunjung deh ke sini, sambil memberi masukan kepada karyawan/ti dan lingkungan di sekitarnya. Miris banget begitu membaca artikel fashion yang menjelaskan bahwa salah 1 model tas yang menjadi trend 2012 (diproduksi oleh rumah fashion premium pastinya) bahannya dari cangkang telor buaya dan kulit buaya. Mereka menjualnya dengan harga yang setinggi langit, sedangkan para "pemelihara" buaya ini hidup sederhana - bertarung nyawa. 
Foto bersama patung buaya dan boneka buaya pink yang dibeli dari penjual yang menggelar dagangannya di pelataran dekat pintu masuk. Harga boneka buaya pink @ Rp 25.000 ,-. Sungguh, jangan ditawar lagi karena pedagang mengatakan bahwa ia hanya mengambil untung @ Rp 2000 ,- ! Ayo syukuri nikmat Tuhan yang diberikan kepada kita untuk membeli boneka buaya ini ;-)

Ajak keluarga untuk berkunjung ke Taman Buaya Indonesia Jaya untuk mencintai wisata Indonesia anugerah Pencipta - dan bye...bye...buaya darat ;-D
Kalau mau informasi lebih lanjut mengenai Taman Buaya Indonesia Jaya, (Crodcodile Park) hubungi : 021 - 8995 - 2559. Buka setiap hari jam 08.00 - 16.00. Untuk atraksi Buaya/Ular dan Debus setiap hari Minggu dan libur jam 11.00 dan 14.00.


Monday, October 3, 2011

Ingin Menulis Tentang Medan

Entah kenapa kok tiba-tiba saya ingin menulis tentang Medan Sumatera Utara. Memang sih sepulang menunaikan tugas disana saya belum sempat menuliskan tentang Medan, justru begitu sampai di Medan saya sempat posting tentang kedatangan saya dari internet di lobby hotel, yaitu : Ini Medan, Bung! juga ketika saya sempat shock ketika baru tiba di Hermes Hotel karena Kamar Hotel Tanpa Jendela 

Mengenai suasana wisatanya belum saya tulis. Tetapi nantilah jika ada "kesempatan" saya akan menuliskan....#hmmm,kenapa gw jadi galau gini sih?!

 Saya di Istana Maimon Medan
.

Friday, September 30, 2011

Tour of Duty : Pulau Dewata


14 - 18 February 2011 : Saya berangkat dari Semarang,sedangkan Dina berangkat dari Jakarta. Penerbangan nan menawan itu saya tuliskan di SINI .Di bandara Ngurah Rai Bali merupakan titik point kami bertemu.Penerbangan kami hanya berselang tak sampai 1/2 jam.Begitu menjejakkan Pulau Dewata saya langsung menghubungi Fanny yang sehari sebelumnya sudah tiba di Bali.Begitu mengetahui saat itu juga Fanny akan ke Dreamland saya "jingkrak2" dari airport,"Fan...ke Dreamland-nya besok aja deeeh.Hari ini aku ada tugas ;(("...Yeee,berasa plesiran doang kali gw di Bali ;-p

Malam harinya kami baru bertemu Fanny dan temannya (Teman nih,Fan? ;-D) di Kuta Bali en ikut2an ngeraya'in Valentine di seputaran Kuta dan Legian...hehehe.Fisik sih ikutan Valentine,tapi hati berzikir krn keesokan harinya merupakan perayaan Maulid Nabi ;-D Sayangnya pocket camera digital yang saya bawa lowbatt,jd malam itu hanya Dina en Fanny yang jeprat jepret di Kuta en Legian nan ramai. 



Malam Valentine (Or Maulid Nabi?!) @ Kuta - Bali

Keesokan harinya karena kaki saya yang terkilir di kantor klien...hiks,jadi gak bisa parasailing,gak bisa nyewa motor keliling Bali.Mungkin dgn kondisi saat itu saya masih bisa diving,tp berhubung halangan hari pertama...gw ogah lagi diving gitu diembus2 hiu ;-p Sore sih sempet jalan2 ke Sanur.Siang nyantai2 aja di hotel - Pop!Haris Hotel yang Nasi Jinggo-nya bikin Dina terkejatkejit.Bahkan pihak klien begitu saya ceritakan bahwa menu breakfast kami adalah Nasi Jinggo mereka melongo,"Haaahh?? Klau cuma mau nasi Jinggo sih nanti kita beli'in deh.Enak dan 2000perak udah dapet banyak banget!".Ternyata big boss mereka kalau ke Denpasar juga sering menginap di hotel ini,tambah bingunglah mereka,komentarnya,"Para boss itu kok gak pernah cerita ya kalau breakfastnya cuma dikasih nasi Jinggo?" Hahaha...malah malu deh daku, para boss itu aja gak protes dikasih nasi tsb,kenapa kita "protes"? 



Kamar tidur merangkap kamar kerja selama di Bali ;-D

Hari terakhir di Bali,barulah kami berdua sempat ke Dreamland dan Pasar Sukowati.Di album foto ini ada juga yang berada di Tabanan Bali, rumah salah satu nasabah klien yang tajir melintir en masih single.Punya perkebunan en sawah organic berhektar-hektar.Di area rumahnya juga terdapat landasan pesawat terbang (kelas Cessna tapinya...)

Monday, September 12, 2011

Naar Boven : Sakura-pun Mekar di Indonesia

Liburan lebaran saya, ibu, Mas Tunggal, Mbak Rita, Sekar dan Seno ke Cibodas. Berlibur sambil nganterin ibu menyaksikan bunga Sakura yang mekar di Cibodas - Jawa Barat. Kami sempat beriringan dengan Honda Jazz yang dikemudikan Bimo (pax : Mbak Wien, Mbak Lien, Fajar) tetapi karena kondisi Honda Jazz yang nggak prima menghadapi macet - maka di Ciawi mereka balik arah ke Jakarta.

Mampir di salah satu hotel. 




SEKAR & SAKURA MEKAR

Monday, July 11, 2011

My Favorite Hotel in City : Dharmawangsa


@ Bimasena Dharmawangsa Hotel
Baju terusan : Gaudi (Beli di Gaudi MKG), Celana panjang : Beli di NZ, Manset : Beli di Royal Plaza Surabaya,Tas : MEXX (kado dari Mbak Dien, beli di Belanda), Jilbab : Rabbani (Rawamangun)



Pagi jam 2 sampai rumah dari Trans Studio Bandung, setelah matahari kelihatan berkemas meninggalkan rumah,sebelum shalat Jumat (1 July 2011) saya harus ngasih lembar-lembar form isian ke kantor Markplus. Dari depan kantor saya menyetop taksi Cipaganti (Rp 35.000 ,- dari depan kantor di Jl.Prof.Satrio ke depan Dharmawangsa Hotel) dan minta diantar ke venue. Disana Sekar (+ sopir Daihatsu Xenia-nya), Amel dan Tyas sudah tiba. Mereka ke Dharmawangsa Hotel dalam rangka mau foto-foto dengan juri Master Chef (RCTI)...ckckck...niat banget yak?
Kalau saya sih ke Dharmawangsa Hotel dengan niat survey. Survey apa'an???!!! *sok senyum misterius ;-D

"Plesiran" di sekitar swimming pool Dharmawangsa Hotel